‎Bersatu Antisipasi Sebelum Terjadi Bencana Demi Keselamatan Bersama di Lebakharjo Malang

    ‎Bersatu Antisipasi Sebelum Terjadi Bencana Demi Keselamatan Bersama di Lebakharjo Malang

    MALANG - Semangat gotong royong kembali terasa di Desa Lebakharjo. BPBD Kabupaten Malang bersama warga dan adik-adik Pramuka dari SMK 1 PGRI Ampelgading bergandeng tangan memasang rambu-rambu tanda bencana serta jalur evakuasi, Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, Minggu (26/10/2025).

    ‎Gerakan kecil penuh arti di program non fisik TMMD 126 Lebakharjo menjadi langkah penting untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana.

    ‎Diketahui bahwa Lebakharjo berada di zona rawan longsor dan banjir tahunan. Kondisi tersebut mengajarkan seluruh elemen masyarakat untuk tidak lengah.

    ‎Edukasi bencana yang dibalut aksi nyata ini menjadi bukti bahwa keselamatan harus disiapkan sejak dini, sebelum terjadinya bencana.

    ‎Anak-anak Pramuka dengan penuh antusias membantu pemasangan papan petunjuk, sementara warga turut memastikan posisinya tepat dan mudah terlihat.

    ‎Kolaborasi lintas generasi ini bukan hanya memperkuat kesiapsiagaan, tapi juga menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.

    ‎"Alhamdulillah, hari ini kami dari warga berkolaborasi dengan BPBD Kabupaten Malang dan Adik-adik Pramuka SMK 1 PGRI Ampelgading, memasang tanda jalur evakuasi bencana alam, " kata Arif Sugianto selaku Kepala Dusun Krajan 2.

    ‎Dari kegiatan pemasangan rambu jalur evakuasi dan tanda bencana banjir longsor, membuktikan wujud nyata kepedulian TNI ke masyarakat di program non fisik TMMD 126 Lebakharjo. (*) 

    malang
    Achmad Sarjono

    Achmad Sarjono

    Artikel Sebelumnya

    Satgas TMMD dan Warga Gotong Royong Laksanakan...

    Artikel Berikutnya

    Kejati Jatim Sita Aset Rp 5,4 Miliar Terkait...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Libur Lebaran 2026 Berakhir Meriah, Besok KBS Suguhkan Reog hingga Lala Widy dan Cak Sodiq
    Dukung PP TUNAS, Kemenag Perkuat Literasi Digital Siswa dan Santri
    Satgas Cartenz Ungkap Jaringan Pasok Senpi Ilegal ke KKB Papua
    Prancis Gelontorkan Rp1,2 T untuk Stabilkan Ekonomi Akibat Krisis Timur Tengah
    Arus Balik Naik 18 Persen, Kapolda Jatim Tegaskan Personel Tetap Siaga

    Ikuti Kami